KLAREYAN – Ratusan warga Desa Klareyan Kecamatan Petarukan Kabupaten Pemalang menghadiri acara Sedekah Bumi.  Tradisi tahunan yang diselenggarakan oleh Pemerintah Desa Klareyan Kecamatan Peraturan dan dilaksanakan di halaman makam Mah Buyut Jurangmangu atau Sekh Sayid Abdurrahman bin Hasyim bin Yahya itu berjlaan meriah, Rabu (16/08)

Sedekah bumi diisi dengan pengajian menghadirkan ulama asal Kecamatan Comal Kabupaten Pemalang, Habib Ahmad bin Sholeh Al-Habsy. Dalam tausiyahnya menyampaikan,  sebagai orang Islam janganlah kita meminta untuk menjadi orang kaya, akan tetapi mintalah agar menjadi orang yang selalu diberkahi oleh Allah SWT.  “Berapapun rezeki yang diberikan Allah kepada kita harus disyukuri, yang penting berkah,” jelasnya.

Habib juga mengajak kepada para hadirin untuk selalu  hidup rukun baik antara suami dan istri, tetangga maupun orang lain sehingga akan membukakan pintu rezeki dan selalu diberkahi oleh Allah SWT. “Kita jangan selalu mengikuti keinginan hawa nafsu, ” pesannya.
BERSALAMAN - kepala Desa Klareyan, Tariyan bersalaman dengan Habib Ahmad bin Sholeh Al-Habsy, pembicara daam pengajian sedekah bumi.
BERSALAMAN – kepala Desa Klareyan, Tariyan bersalaman dengan Habib Ahmad bin Sholeh Al-Habsy, pembicara daam pengajian sedekah bumi.
Kepala Desa Klareyan Kecamatan Petarukan Tariyan mengatakan,  kegiatan sedekah bumi tahun ini bertepatan dengan pelaksanaan peringatan HUT RI ke-72 tahun 2017. “Tahun ini kita mengadakan sedekah bumi sekaligus memperingati HUT Kemerdekaan,” jelasnya.
Dia mengatakan,  sedekah bumi dilaksanakan sebagai rasa syukur warga Desa Klareyan atas limpahan hasil bumi yang diberikan oleh Allah SWT.  “Mudah-mudahan keberkahan sedekah bumi ini bisa dirasakan oleh seluruh warga Desa Klareyan, ” kata Tariyan
Pada kesempatan itu kepala desa mengucapkan terima kasih kepada ulama,  tokoh agama,  tokoh masyarakat dan para ketua RW/RT serta seluruh warga Desa Klareyan yang telah membantu dan mensukseskan kegiatan sedekah bumi. “Mohon maaf jika dalam penyelenggaraan ini ada kekurangan dan hal-hal lain yang tidak berkenan,” terangnya.
Sebelumnya,  pada malamnya bertempat di makam Mbah Buyut Jurangmangu (Sekh Sayid Abdurrahman bin Hasyim bin Yahya) diadakan pembacaan Alquran 30 juz dan tahlil yang diikuti oleh para kyai asatidz dan tokoh agama Desa Klareyan. Pembacaan Alqur’an dan tahlil untuk mendoakan arwah leluhur dan pendiri desa yang juga merupakan tokoh ulama pada saat itu (wan)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *